MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

Search

MENGAJAR YANG BAIK

Disampaikan dalam IHT Guru SMA Kosgoro, 24 Desember 2010

Puisi Dorothy Law Nolte, berjudul “Children Learn What They Live.” yang terjemahannya:

Anak-Anak Belajar dari Kehidupannya

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri

Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belar menahan diri

Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan, ia belajar keadilan

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan

Saudara-saudaraku para guru yang budiman, generasi masa depan  duduk dihadapan Anda. Mereka adalah buah hati kita yang sedang menimba ilmu. Kebaikan bagi mereka adalah atas apa yang telah Anda lakukan. Dan keburukan bagi mereka jika Anda meninggalkannya. Semua berada di tangan Anda. Anda membangun ataukah menghancurkan masyarakat dengan didikan Anda kepada para generasi penerus.

Mendidik adalah sebuah profesi yang harus dipersiapkan terlebih dahulu dengan persiapan khusus. Sungguh, pendidik adalah sebuah pekerjaan  yang berhubungan dengan mencetak kepribadian manusia. Dan sang guru menjadi sumber informasi serta ilmu pengetahuan bagi anak didiknya.  Untuk itu menjadi pendidik/guru yang baik pada dasarnya harus memenuhi empat kompetensi yaitu, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.

Dari ungkapan seorang sastrawan Barat, Dorothy Law Nolte, tentang filosofi mendidik anak di atas, betapa besar pengaruh terhadap anak dari apa yang telah diterimanya. Mereka belajar memperlakukan orang lain dari perlakuan orang terhadapnya, mereka belajar menyikapi orang lain  dari sikap orang lain terhadapnya. Mereka akan memberi lingkungan sesuai dengan apa yang lingkungan berikan kepada mereka.

Dalam Hadis Rasulullah SAW menjelaskan: “ Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga. Sesungguhnya para malaikat meletakan sayap-sayapnya karena ridha kepada pencari ilmu (mereka meletakkan sayap-sayap sebagai bentuk pengagungan kepada orang yang mencari ilmu). Sesungguhnya maklhuk yang ada di langit dan dibumi hingga ikan-ikan paus yang ada di laut memintakan ampunan kepada Allah untuk orang yang berilmu. Keutamaan orang alim terhadap orang bodoh seperti keutamaan rembulan terhadap semua bintang. Sesunggunhnya ulama adalah pewaris para NAbi. Dan para Nabi tidak mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi mereka mewariskan ilmu. Barang siap yang mengambil ilmu, maka dia telah mengambil keberuntungan yang sangat besar.” (HR. At-Tirmidzi)

Rasulullah SAW bersabda:” Barangsiapa mendapat ujian atau menderita karena mengurus anak-anaknya, kemudian ia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anaknya akan menjadi penghalang baginya dari siksa neraka.” (HR Al-Bukhari, Muslim, dan Turmudzi).

Menjadi pendidik/guru  yang baik ada beberapa hal yang harus dipenuhi:

  1. Selalu meningkatkan pengetahuan seputar materi
  2. Mengenal dengan baik sarana-sarana modern dalam pendidikan, sehingga dirinya dapat mentransfer pengetahuan-pengetahuan yang ada dengan mudah.
  3. Mengetahui beberapa karakter pertumbuhan jiwa para siswa, sehingga mampu menghadapi perbedaan anatara setiap individu dari sisi jiwa, akal, dan emosional.
  4. Bersikap obyektif.
  5. Memiliki sikap inovatif dan kreatif. Dengan kata lain, memanfaatkan sarana-sarana terbaru dalam mendidik.
  6. Menghargai harkat dan martabat siswa. Di samping itu, para siwa merasa bahwa gurunya adalah pemilik kemuliaan karena dialah yang telah memberikan ilmu kepadanya, menunjukkan akhlak yang mulia, bahkan membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahan.

Beberapa kewajiban guru

  1. Menyusun dengan rapi materi yang akan diajarkan, berikut tujuan yang hendak dicapai dari materi yang akan disampaikan serta sarana-sarana yang akan digunakan.
  2. Mengecek ketertiban kelas, dan memperhatikan para murid di tengah jam pelajaran.
  3. Mengevaluasi siswa dan memberikan komentar atas pekerjaanya.
  4. Mentransfer nilai-nilai dan menjadi suri teladan yang baik bagi para muridnya
  5. Memberikan tugas-tugas rumah kepada siswa.
  6. Bekerja sama dengan lembaga sekolah dan menerima dengan hati terbuka atas saran dan nasehat kepala sekolah.
  7. Bekerja sama dengan wali murid dengan baik.
  8. Melakukan penelitian sederhana untuk tujuan meningkatkan ketrampilan mengajar yang baik.

Kriteria guru yang disukai berdasarkan Riset yang dilakukan oleh Hart.

  1. Menjelaskan pelajaran dengan gambling dan menggunakan contoh.
  2. Berjiwa humoris.
  3. Sosok yang penuh kasih, hingga kita merasa bahwa dia menjadi bagian dari kita.
  4. Mampu memotivasi para siswa untuk giat belajar.
  5. Menghormati tata tertib dalam kelas dan menghargai murid-muridnya.
  6. Memperhatikan murid-muridnya dan memahami keadaan mereka.
  7. Tidak memihak dan bersikap moderat.
  8. Tidak pemarah
  9. Sabar, penuh kasih saying, dan peka.
  10. Adil dalam bersikap dan memberikan penghargaan kepada murid-muridnya.